Arus Baru Sastera Singapura
Join this Group! Report AbuseSebarang terbitan di laman ini adalah hakcipta terpelihara penulis masing-masing
Untuk mengambil entri terbitan laman: sila pautkan kembali ke laman ini
Untuk mengambil karya: sila minta izin penulis sendiri.
Penulis berhak mengambil tindakan atas plagiarisme.
HUBUNGI ARUSS di:
arussdotsg@gmaildotcom
Untuk pemberitahuan kegiatan anda:
aruss[@]yahoogroupsdotcom
|
 | BERITA ARUSS TERKINI | Oct 9, 2011 |
Pesta Penulis Singapore 2011 Singapore Writers' Festival (SWF) 2011 Pre-Script: Tahun ini, semua acara dibawah ini adalah berbayar. Sila rujuk laman SWF untuk harganya :) (1)... more  | Arus Baru Sastera Singapura (ARUSS) | Mar 29, 2008 |
Sekumpulan kengkawan yang terdiri daripada penulis Singapura angkatan 90-an dan angkatan Alaf Baru yang gemar sekali mencari alasan untuk berkumpul dan berborak-borak demi memasyarakatkan dan menjagatkan bahasa, sastera dan persuratan Melayu :) Dalam tahun 2007, nama kumpulan yang kami gunakan adalah Angkatan Baru Sastera Singapura (ABASS) kerana itu laman ini dibuka dengan nama abass07.multiply.com pada tahun itu. ABASS pernah disebut dalam akhbar Berita Harian dalam bulan Januari 2008 - ABASS DI BH Kini, berdiri sebagai Arus Baru Sastera Singapura (ARUSS). Mudah-mudahan, sentiasa membawa arus baharu dan pembaharuan ke mana-mana jua gelombang melanda.... ***Dapatkan rakaman kegiatan ARUSS dari Disember 2007 hingga Januari 2009: Klik *** ARUSS 2008Hubungi ARUSS di: aruss.sg at gmail.com * lagi-lagi mengenai ARUSS - Klik pautan di bawah ini: Alumni KCR Pasca APMH  | Rakaman Tekstual | |
 |  | Rakaman Visual Bergerak | Nov 23, 2009 |
 Juga pada waktu malamnya, di rumah PENA... Kalau tak salah, tajuk puisinya, "Melayu, Mana Suaramu?"   | ...Seratus Sajak Bertali Arus... | |
 | Salam, Rakan-rakan penyair muda Singapura, Malaysia dan Indonesia, silakan menulis lagi di kolum ini! :) Kita lengkapkan hingga 100 puisi! Temanya: Kasih Sayang/Perpaduan dalam Jama'ah, sebagai ummah bahagia :) Sekiranya tiada akaun multiply, bolehlah mengemel ke: aruss[.]sg@gmail[.]com(keluarkan [ ] daripada alamat sebenar). atau hantar pesanan peribadi di Facebook: http://www[.]facebook[.]com/cintazeniTerima kasih! :))) Wassalam. |
 | JADWAL MENJADI BINTANGLaci kenangan Menyimpan paradaban Kau buka sekedar bercermin Berbatas pandang Kau ilalang Mengatur jadwal menjadi bintang Petang membayang Kau pulang Berbagi terang Kamar Hati, 26 Mei 2011Moh. Ghufron Cholid (Madura, Indonesia) |
 | Puisi penyertaan PERTAMA dari rakan muda di Indonesia, alhamdulillah :) Terima kasih, Ghufron! :)))
.#23.
PUISI INI, SAKSI MATA PERSAHABATAN KITA: Hanna Fransisca Tak ada yang istimewa Yang bisa kuhadiahkan padamu Selain puisi sederhana Yang lahir dari rahim pena Putra tanah Sakera Puisi ini, saksi mata Persahabatan kita Yang tak mengenal segala pembeda; Kasta Agama Puisi ini, saksi mata Persahabatan kita Yang hanya mengenal; Mekar bunga setia Tangkai pengertian dan akar kedewasaan Hanna, sahabatku Selain puisi Tak ada yang bisa kuberi Terimalah dengan riang hati Dan simpanlah dalam lemari nurani sebagai saksi Hanna, sahabatku Sebab agamaku tak pernah mengajariku Membangun dinding perbedaan Maka puisi ini, saksi mata ketulusan Dalam tiap detak persahabatan Hanna, sahabatku Selain puisi Tak ada yang bisa kuberi Biarkan puisi ini menjadi saksi abadi Persahabatan kita, sebelum kita menjadi matahari yang tidur lelap dipangku senja nanti Kamar Hati, 30 Mei 2011Moh. Ghufron Cholid (Madura, Indonesia) |
 | .#23. rincih sora
 komrad, ketika bulan mencari tempat tidur kita mampu bermimpi indah sebuah impian abadi dalam daerah ringkai darah suara tulus geba nafas kudus larung kita pasti indah nanti secebis roh jati mula kembali malam tak berwajah ,tersenyum kulawangsa ukhuwah kudrati bintang kita cuma satu walau beribu kerdipan ingatlah rakan perjuangan khalis umbara renungan kib... Oleh PUISIWATAN - http://puisiwatan.multiply.com· 29hb Disember 2010 (Malaysia) |
 | .#22. Cangkir Murni Ilmu diwadahi sarananya kalbu kenal dan tahu, semerbak narwastu membenahi faqir segala jurus pencerah nawaitu pengingat Alastu. Telah berlalu pemimpi demi pemimpi mengering tinta pada hujung pena mengurai untai, kata demi kata Rupa terzahir, sejatikah pesona makna itu benarkah siratannya atau, sekadar melayarkan cebis paparan kagum diri yang pasti tersirna. Si tercela damba gelar pujangga sememang akur dikenal mahir melarik huruf dan aksara Gelayut hasrat, upaya mempedaya apa benar, coret penggambar realita atau, memotret lakon kebenaran luntur keasliannya berpalit noda. Baqa'-hakiki, fana-maya berbolak-balik ditimbang diuji penentu hujung, sesuai iradah-Nya Pekat percikan kotoran benci sezarah tiada terubah, cangkir murni atas kurnia-Nya, ghaib cemaran 'arif cinta peminum sejati. al-faqir firus fansuri 18 Sya'aban 1431 Hijriyyah 30 Julai 2010 11.52 malam *kredit gambar: 'Emarati Women's job' oleh ~umRashid ©2007-2010 ~umRashid http://fav.me/du4ycd |
 | .#21. Antara (Pilihlah Dia, moga dikurnia-Nya)  Antara terpilih atau terbuang dalam keseorangan penentunya pada siapa hati mengikat menurut taat nafsu, atau Dia antara kesia-siaan atau pengangkatan darjat dalam perkumpulan pengukurnya pada siapa hati bersandar iradah-Nya terpancar nafsu, atau Dia beruntunglah bagi mereka yang dalam kesendirian mahupun keramaian hatinya mengikat, bersandar pada hanya Dia. al-faqir firus fansuri 1431 Hijriyyah *kredit gambar: 'Jewels' oleh Eibo-Jeddah ©2010 =Eibo-Jeddah http://fav.me/d2tdlg6 |
 | #2O :: Lelucon Hitam
Hah hoh heh
heh hoh hu
hi hah heh
dakwaanku, ini puisi jujur
puisi orang dalam tafakur
dalam hening luhur
noble silence penghadang takabbur
karena yang berucap bahasa manusia
bisa saja menimbang dusta
maka patik pacal hina, berbicara bahasa hati lebur
yang mungkin tak difahami, tapi moga penuh isi
penuh sarat insaf diri
pada taubat buat Sang Ar-Rahim
menyesali perpecahan
menyesali pembunuhan
menyesali persengketaan
menyesali pencekcokan
umat sarwajagat
'kan kita sekeluarga, satu sarana menggapai redha-NYA
bersama impian sama -- ke pintu sorga
Hah hoh heh
heh hoh hu
hi hah heh |
 | Seorang lagi penulis muda Singapura yang ditemui baru-baru ini :) Ahlan wa Sahlan wa Marhaban, Amirul Amin! (ketua nan jujur =D ) ...kumpulan bergerak nan serentak dalam fungsi nan berbeda budi... .#19. Serentak WewayangDuduk tegap berbaris dua Diselang-selikan caranya Tekak dahaga sejenak sahaja Menghitung masa terpalu rebana Semangat ia tidak terkira Menepuk, menyanyi giat lihatnya Teratur ragam tiada ternista Mengikut rentak, lagu irama Bergotong-royong si ibu dan anak Diiring pukulan gong Gegaran marakas Hatta tersuburlah isi tersirat Teralun nada suara si juara Meremang bulu roma, jerat di dada Berganti pula sama si karut Membentang wayang kupasan mauduk Kabur Menyelindung segalanya Di sebalik ragam yang indah Suara yang lunak Aksi tidak ralat Rentak yang tumpat Pasca keringat yang menitis Wajah-wajah keluhan yang masih mampu tersenyum Dapat aku lihat antara mereka Kasih sayang takkan luput dilanda Ombak badai bergelombang ~Amirul Amin~ Singapura2hb Mei 2010 (gambar dari: tugcenagihan.blogcu.com/) |
 | Dari seorang penulis muda Singapura yang baru sahaja ditemukan di balik gunung :D Ahlan wa Sahlan wa Marhaban bik, ya Hazlami! :) Sajak ini diambil kerana metafora semut yang senantiasa berjama'ah :) .#18. Hikayat sang SemutBertalu-talu sang semut berarak Meniti di atas silara dunia Meski tidak pernah melihat cahaya Namun mata ain’ nya berbekal tawaqal kepada yang Esa. Sundus mekar alam fauna Besar kelihatan pada mata ain’nya bak setitik mata pena di dalam lautan asmara Namun sekecil-kecilnya sebesar-besar arti kesabaran bertakhta. Kembara si semut belum pasti maslahatnya Sedangkan ia tahu Maut pasti menergah jua Tidak bisa hidup selama-lamanya Hanya Allah Tuhan menjaga masa. Bertawakkal udah ya semut yang kecil Kerna sesungguhnya Tuhanmu bersama yang sabar Paculah di hatimu kepada yang Al-Jabbar Hakikatnya Dialah tahu segala yang sukar. Allahumma Yassir wala tu assir Ya Karim. =============================== - Hazlami Rachmat - Singapura* Al-Jabbar - Maha Agung Dalam Kekuasaan * Ya Karim - Wahai Yang Pemurah |
 | .# 17. Sungguh, aku merinduikanmu
Atas tanah tumpah darah ini ku rasakan lengang yang panjang dalam ramainya manusia yang bertandang, lalu-lalang
Marilah, marilah kembali selimutkan rinduku bersama hangat keramahanmu
Ku ingin kau menjadi bintang taram-temaram menerangi di setiap malam-malam suramku yang penuh dengan kekesalan agar ia kembali menjadi indah, karena hadirmu di hidupku
Sungguh, aku merinduikanmu, Perpaduan! Sungguh, aku merinduikanmu, Kebebasan! Sungguh, aku merinduikanmu, Keadilan!
Sungguh, aku tak mahu jadi GENERASI yang tak kenal lagi rasa rendah hati dan harga diri.
Zairudin Ashrafi, 11 April 2010, Kampung Kundang, Kuala Langat, Selangor Darul Ehsan. |
 | .# 16.
Di tiap pelosok ceruk mata aku, buka balutan luka aku, lihat secebis serbuk harapan pada wajah bening dan keikhlasan
sungguh, puas sudah, kuperam emosi puas sudah, kusentap rasa benci yang mendesir di hati
kenapa mengapa bagaimana KITA bisa jadi seteru sedang sewajibnya KITA berpadu
sungguh, ini bukan pengalaman mistik tapi hakikat pedih, yang sangat jelik.
CHE Din, Kampung Kundang, Tanjong Sepat, Selangor Darul Ehsan, Malaysia. |
 | .#15.TEBARAN RONA DI LAYAR JIWA Sejalur cahaya menyinar putih, sekilas mencecah layar polos terpilih lalukanlah ia menerjahi kanta, terbias alami sedetik jadi merah kirmizi jingga kesumba kuning gading biru lazuardi hijau zaituni berbeza rona rapi terpilah, tetap menawan tatap mata, mengukir senyum sukma. kesederhanaannya indah keindahan-Nya sempurna dalam sederhana mendalam sebalik tabir bersahaja. seimbas zahir matamu bisa menipu, tak tampak istimewa melelah jemu. sedang bukan itu hakikatnya, sahabatku! tak terpandang semua ini, jika sedari awal kanta hati cemar dengan cela dan prasangka keruh. tidak jernih dan tulus, tidak bening dan mulus. apatah lagi, jika layar itu tidak polos, kusam kotor cabik rabik, belum berganti. jernihkan kanta ini hingga puas pandang hati. pohon jua diganti-Nya, kurnia layar baharu. ingini cahaya-Nya menyebar saksama fitri mengalir resap merata layar jiwa. sejalur cahaya putih, terpencar rona berkilauan sukma senyum melirih tatap pandangmu tertawan. al-faqir firus fansuri Selasa, 14 Rabi'ul Thani 1431 Hijriyyah 30 Mac 2010 4.26 petang |
 | Terima kasih, Nimoiz Ty dan Che Din :)
Che Din, ingat tulis nombor, adik... ikut sambungan yang ditulis kak S.K dengan "#"
Nimoiz Ty, yang dinda nye tu, kanda nak letak kat bawah "nota", nanti kanda FBkan mengapa :)
Okey, seterusnya, yang ke #15: Firus Fansuri :)
==================================
Penyajak muda kota Singa... marilah sertai mereka :))) |
 | KARUNIA NIKMAT
Maka, berbahagialah diri di atas lembaran kehidupan di jambangan hayat,... See More yang penuh ketulusan yang penuh, dengan fiil dan tabiat insan
ALLAH Maha Besar mari kita sembahyang mari kita sembahyang itulah al-Falaah itulah kesejahteraan sungguh, KITA patut rasa bahwa, kebesaran ALLAH ada di mana-mana
Maka, berbahagialah diri dengan dugaan, dengan rahmat, dan kasih-NYA ILLAHI yang kita syukuri tiap petang dan pagi sampai ukhrawi.
Puisi untuk Kak Jue, melalui laman facebook, 10.33 pagi, 31 Mac 2010. |
 | a.z.a.m KITA
Azam KITA satu hati satu cita satu arah tujuan satu perjuangan satu semangat - bulat air kerna pembentuk bulat KITA kerna muafakat
Atas garis kasih ummah ini dalam jalur cinta negara dalam kobar jiwa merdeka, KITA bersatu teguh, bercerai runtuh.
CHE Din, Moot Court, Kolej Cempaka 1, Fakulti Undang-undang, UiTM, Shah Alam, Malaysia.
|
 | Kenapa Tidak Berjabat Erat?
Teman kenapa tidak berjabat erat kan KITA sedarah sebangsa menghirup nafas atas bumi yang sama
Ayuh teman KITA laungkan lagu perpaduan KITA laungkan ikrar persatuan KITA kobarkan jiwa hebat
api dan duri KITA redahi, gelora, ombak nan menggulung KITA lalui bersama, angin yang menderu bersama, keyakinan teguh pada TUHAN Seru Semesta Alam
Ayuh teman KITA semat semangat semerah hasrat sepadu tekad.
CHE Din, 28 Mac 2010, Apartmen Ruvena Villa, Taman Putra Perdana, Puchong., Malaysia. |
 | MANUSIA I JURANG I ETNIK I KAUM I KASTA
Kita dari surah yang berbeza kita dari juzuk yang berbeza akan tetapi kita dari kitab yang sama justeru tidak perlu ada perbezaan kasta.
Nimoiz T.Y, 22 Mac 2010 Skudai, Johor
|
 | Terima kasih, Zaidi Ismail, Firus Fansuri dan Zairudinashrafi... :)))
Dengan sumbangan rakan-rakan nusantara, sajak sudah pun mencapai 10 :) 10 peratus telah tercapai... Alhamdulillah :))) Rakan Singapura...? Mana anda... |
 | KEBERSAMAAN
KITA sejelasnya hidup dalam satu keluarga yang besar
KITA seharusnya berjuang tanpa diskriminasi, menikmati sama darjat, penuh kasih sayang
kasih sayang, sebagai rakan sebagai teman sebagai abang sebagai kakak sebagai bapa sebagai ibu sebagai ibu sebagai ibu
KITA harus cekal berjuang di sini dalam Taman Patriotisme
yang penuh duri yang penuh onak yang penuh dengan persahabatan, perbedaan pendapat, serta pertualangan.
CHE Din, 25 Mac 2010, Warung Ayob Maju, Padang Jawa, Shah Alam, Malaysia. |
 |  |  | Rakaman Visual | |
Bersama SN Dato' Anwar Ridhwan dan Dato' Baha Zain di Pesta Penulis Singapura 6 Photos
|
  |
|